Belajar Tanpa Batas

Webmatika-Website Pendidikan Berbagi

Soal FR PPPK 2021 kompetensi teknis

Soal FR PPPK 2021 – Seleksi kompetensi PPPK Honorer 2021 menggunakan computer assisted test (CAT) dan wawancara berbasis komputer.

Pada seleksi kompetensi PPPK menggunakan CAT, setiap peserta bakal diberi 100 soal Kompetensi Teknis, 25 soal kompetensi manajerial dan 20 soal soal kompetensi sosio kultural. Sedangkan tes wawancara 10 soal berbasis komputer. Dengan alokasi waktu 120 menit untuk kompetensi teknis, 40 menit kompetensi manajerial dan kompetensi sosio kultural dan 10 menit wawancara berbasis komputer.

soal FR PPPK 2021

Bahan soal kami dapatkan dari FR soal PPPK tahap 1. Bila ada kekurangan kami mohon maaf yang sebesar besarnya. Kami akan bahas Soal FR PPPK 2021 yang terbaru.

Disclaimer : Soal yang ada disini adalah soal pengembangan kompetensi teknis
yang telah di ceritakan dari teman teman peserta dan bukan soal Asli.

Marilah kita simak pembahasan Soal FR PPPK 2021.

PPPK guru PGSD

Soal 1

Pagi ini Bu Agni mengadakan penilaian KD metamorfosis pada Makluk hidup,Jika peserta didik jumlahnya 32 dan saat penilaian ternyata hasilnya 3 peserta didik tidak mencapai KKM. Yang harus dilakukan Bu Agni adalah…
a. Memberikan remidial masing masing individu untuk 3 peserta didik yang tidak tuntas
KKM
b. Memberikan remidial dengan mengelompokan semua peserta didik yang tidak tuntas
KKM
c. Pembelajaran klasikal untuk semua peserta didik karena ketuntasan minimum kelas
belum terpenuhi.
d. Melanjutkan pembelajaran karena presentase ketuntasan diatas 85%
e. Meminta peserta didik yang tidak tuntas mengulas mengerjakan soal penilaian dengan soal yang sama.

Pembahasan: A

pelaksanaan remidial : = 3/32 100% = 9 %
0-20% – pembimbingan individu
20-50% – pembimbingan kelompok
50-100% – pembelajaran ulang klasikal semua siswa
Kesimpulan Bu agni harus melakukan remidial dengan pembimbingan individu kepada
peserta didik tersebut.

Baca jugasoal-soal penalaran logis berbentuk silogisme

Soal 2

Perhatikan kegiatan berikut ini!
1. Melakukan diagnosis kesulitan belajar
2. Memilih dan merancang kegiatan remedial sesuai dengan masalah dan faktor penyebab kesulitan serta karakteristik siswa
3. Merencanakan waktu yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan remedial
4. Menentukan jenis, prosedur, dan alat penilaian untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa
5. Menemukan penyebab kesulitan dan solusi penyelesaian
6. Merumuskan kompetensi atau tujuan pembelajaran
7. Melaksanakan kegiatan remedial
8. Menilai kegiatan remedial
9. Menentukan materi pelajaran sesuai dengan komptensi atau tujuan yang telah dirumuskan
Urutan langkah yang benar dalam melakukan kegiatan remidial adalah…
a. 1, 5, 6,9,2,4,3,7,8
b. 1, 5, 6,9,3,4,2,7,8
c. 1, 5, 6,9,3,2,4,7,8
d. 1, 5, 6,9,2,3,4,7,8
e. 7, 5, 6,9,2,3,4,1,8

Pembahasan:

Langkah langkah kegiatan remidial adalah
1. Melakukan diagnosis kesulitan belajar
2. Menemukan penyebab kesulitan dan solusi penyelesaian
3. Merencanakan remidial
a. Merumuskan kompetensi atau tujuan pembelajaran
b. Menentukan materi pelajaran sesuai dengan komptensi atau tujuan yang telah
dirumuskan
c. Memilih dan merancang kegiatan remedial sesuai dengan masalah dan faktor penyebab kesulitan serta karakteristik siswa
d. Merencanakan waktu yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan remedial
e. Menentukan jenis, prosedur, dan alat penilaian untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa
4. Melaksanakan kegiatan remedial
5. Menilai kegiatan remedial

Jawaban yang benar: D

Soal 3

Bu Fera adalah guru kelas III SD, didalam kelasnya ada 3 peserta didik yang belum bisa membaca. Ketiga peserta didik setelah diidentifikasi mengalami kesulitan dalam
identifikasi kata-kata yang diucapkan, dan mengubahnya menjadi huruf atau kalimat.
Kesulitan belajar ini disebut….
a. Diskalkulia
b. Disleksia
c. Disgrafia
d. Auditory and visual processing disorder.
e. Non-verbal learning disability

Pembahasan:

Jawaban C
Disleksia bisa diartikan sebagai kesulitan membaca secara teknis atau kesulitan akan kata kata yang diucapkan dan sulitnya mengubah kata menjadi huruf.

Dysgraphia adalah kesulitan menulis baik berupa merangkai huruf dalam kata atau membuat kalimat lengkap

Dyscalculia Kondisi di mana seorang anak memiliki kesulitan memecahkan soal matematika dan mengalami kesulitan menangkap konsep-konsep matematika dasar

Auditory and visual processing disorder: Sebuah gangguan sensorik yang mempengaruhi kemampuan anak untuk memahami bahasa tertulis atau lisan

Non-verbal learning disability: Kondisi ini merujuk pada ketidakmampuan anak untuk
menggunakan aspek intuitif, pengaturan, visual dan pengolahan fungsi saat belajar

soal 4

Bu Kasih adalah guru kelas II SD, didalam kelasnya ada 2 peserta didik yang jarang sekali menulis meskipun sudah diminta menulis. Setelah didiagnosa ternyata dia mengalami gangguan belajar dalam merangkai huruf dalam kata atau membuat kalimat
A. Diskalkulia
B. Disleksia
C. Disgrafia
D. Auditory and visual processing disorder.
E. Non-verbal learning disability

Pembahasan:
Dysgraphia merupakan kesulitan menulis baik berupa merangkai huruf dalam kata atau membuat kalimat lengkap

Soal 5

Pak Dadang adalah guru di kelas III SD, didalam kelasnya ada 2 peserta didik yang selalu mendapat nilai jelek pada materi operasi hitung. Bahkan hampir sama sekali tak bisa jika berhubungan dengan matematika dasar sekalipun. Kondisi yang dialami 2 peserta didik pak Dadang sering disebut ….
A. Diskalkulia
B. Disleksia
C. Disgrafia
D. Auditory and visual processing disorder.
E. Non-verbal learning disability

Pembahasan: A
Dyscalculia adalah kondisi di mana seorang anak memiliki kesulitan memecahkan soal matematika dan mengalami kesulitan menangkap konsep-konsep matematika dasar

Soal 6

Hal yang dapat dilakukan guru untuk menangani peserta didik yang didiagnosa mengalami disleksia adalah….
a. Menyanyikan Lagu dan Menempel Poster Abjad Angka.
b. menjiplak atau menulis diatas bentuk huruf yang sudah disediakan secara terus menerus untuk membantu anak memiliki kebiasaan yang baik dalam menulis setiap huruf
c. setiap kata ditulis dalam huruf balok lalu huruf balok tersebut dihubungkan dengan
garis menggunakan pensil warna, lalu anak mencoba menelusuri huruf utama dan garis
sambungnya
d. Berikanlah contoh materi dengan hal yang konkrit
e. Belajar angka dengan menggunakan warna atau animasi menarik

Pembahasan:

Yang harus dilakukan guru untuk peserta didik disleksia
1. melakukan latihan membaca secara rutin.
2. Buat Pelajaran Lebih Menarik.
3. Menyanyikan Lagu dan Menempel Poster Abjad Angka.
4. Memberi anak waktu untuk beristirahat

Soal 7

Permainan yang tepat untuk mengatasi peserta didik yang kesulitan membaca kecuali…
a. Bermain kata
b. Membaca buku bersama
c. Menyajikan gambar huruf pada kata
d. Menyajikan poster menarik dengan susunan huruf balok
e. Permainan menjiplak huruf dengan garis putus putus.

Pembahasan:

Baca jugaKumpulan soal TKP lengkap kunci jawaban

Metode untuk menangani disleksia
1) Bermain Kata
Anda bisa mengajak si Kecil bermain kata yang berhubungan satu sama lain. Awali
dengan pemilihan kata-kata yang mudah diucapkan dan bisa dikombinasikan dengan
aktivitas lain. Misalnya menuliskannya di pasir, kertas, dan sebagainya
2) Mencari Gambar dan Susun dengan Huruf Balok
Sebagai contoh, minta anak untuk menemukan gambar gajah, lalu lanjutkan dengan
menyusun huruf-huruf pembentuk kata ”gajah” dengan huruf balok.
3) Membaca Buku Bersama
Anak dengan disleksia tidak menyukai kegiatan membaca. Oleh karena itu, ajak anak
membaca buku yang ia sukai bersama-sama.

Di Soal FR PPPK 2021 akan banyak sekali teori-teori yang bisa dipelajari lebih banyak di internet.

Soal 8

Gangguan neurologis yang menghambat kemampuan mengharmonisasikan ingatan
dengan penguasaan gerak otot secara otomatis saat menulis biasa disebut gangguan…
A. Diskalkulia
B. Disleksia
C. Disgrafia
D. Auditory and visual processing disorder.
E. Non-verbal learning disability

Jawaban: C

Soal 9

Pak Lenin memiliki peserta didik yang mengalami kesulitan belajar yaitu Anto. Hasil
identifikasinya adalah sebagai berikut!
 Huruf yang sama sering kali ditulis dalam bentuk yang berubah-ubah.
 Mencampurkan pemakaian huruf besar dan kecil.
 Bentuk maupun ukuran huruf dalam tulisan tidak proporsional.
 Kesulitan memegang pulpen dengan baik. Kadang terlalu menempel dengan kertas.
 Tetap kesulitan menyalin contoh tulisan yang sudah ada
Tindakan yang harus dilakukan Pak Lenin adalah…
a. Meningkatkan frekuensi membaca rutin
b. Melatih peserta didik dengan permainan angka menggunakan media Gadget
c. Melatih peserta didik dalam kegiatan menjiplak huruf bergaris putus putus.
d. Menggambar huruf balok pada poster sederhana
e. Melatih anak dengan bermain tebak kata

Pembahasan:

Ciri ciri diatas merupakan gangguan disgrafia. Hal yang dapat dilakukan adalah
1. melatih untuk memegang pensil atau bulpoin dengan benar, mengatur posisi duduk dan jarak mata dengan buku. Gunakan pensil grip atau pensil segitiga dan mulailah melatih anak untuk mencoret coret secara bebas.
2. menjiplak atau menulis diatas bentuk huruf yang sudah disediakan secara terus menerus untuk membantu anak memiliki kebiasaan yang baik dalam menulis setiap huruf

3. Metode menulis huruf balok : ini dilakukan dengan cara pertama tama menyebutkan
huruf pada anak sambi menunjukan gambar cara cara menulisnya. Anak kemudian
diberi lembar yang berisikan huruf untuk ditulis ulang atau dijiplak yang secara
berurutan ketebalan dari huruf yang harus dijiplak dikurangi lalu berubah menjadi titik
titik.
4. Metode menulis bersambung : Metode ini dilakukan dengan cara setiap kata ditulis
dalam huruf balok lalu huruf balok tersebut dihubungkan dengan garis menggunakan
pensil warna, lalu anak mencoba menelusuri huruf utama dan garis sambungnya

Soal 10

Perhatikan langkah langkah berikut!
1. Peserta didik dilatih memegang pensil atau bulpoin dengan benar
2. Menyebutkan huruf pada anak sambi menunjukan gambar cara cara menulisnya
3. Peserta didik diberi lembar yang berisikan huruf cetak titik titik.untuk ditulis ulang
bentuknya.
4. Latihan mencoret bebas seperti garis tegak, miring dan mendatar
5. mencoba menelusuri huruf utama dan garis sambung
6. Menjiplak tulisan cetak tipis
7. Setiap kata ditulis dalam huruf balok lalu huruf balok tersebut dihubungkan dengan
garis menggunakan pensil warna.
Langkah langkah dalam mengajarkan peserta didik dalam menulis adalah…
a. 1,4,6,3,2,7,5
b. 1,4,6,2,3,7,5
c. 1,4,6,2,7,3,5
d. 1,4,6,2,3,5,7
e. 1,4,2,6,3,7,5

Jawaban: B

Soal 11

Penyebab diskalkulia kecuali….
A. Kelemahan pada proses penglihatan.
B. Bermasalah dalam hal mengurut informasi, kesulitan membaca kode-kode angka.
C. Kesulitan mengingat kembali secara detail.
D. Kesulitan dalam menulis angka
E. trauma dengan pelajaran berhitung.

Jawaban: D

Soal 12

Yang harus dilakukan guru dalam membuat pembelajaran untuk peserta didik yang
mengalami kesulitan menghitung atau diskalkulia adalah…
a. menghubungkan materi dengan kehidupan sehari hari, Misal, berapa jumlah piring
makan yang harus disiapkan untuk seluruh anggota keluarga, berapa banyak seragam
yang dia gunakan dalam seminggu, dan berapa sepatu yang akan dipakai anak untuk
bepergian
b. Metode menulis bersambung dengan cara setiap kata ditulis dalam huruf balok lalu
huruf balok tersebut dihubungkan dengan garis menggunakan pensil warna, lalu anak
mencoba menelusuri huruf utama dan garis sambungnya
c. Menyebutkan huruf pada anak sambi menunjukan gambar cara cara menulisnya. Anak
kemudian diberi lembar yang berisikan huruf untuk ditulis ulang atau dijiplak yang
secara beurutan ketebalan dari huruf yang harus dijiplak dikurangi lalu berubah menjadi
titik titik.
d. Anda bisa mengajak peserta didik bermain kata yang berhubungan satu sama lain.
Awali dengan pemilihan kata-kata yang mudah diucapkan dan bisa dikombinasikan
dengan aktivitas lain. Misalnya menuliskannya di pasir, kertas, dan sebagainya
e. Mencari Gambar dan Susun dengan Huruf Balok. Sebagai contoh, minta anak untuk
menemukan gambar gajah, lalu lanjutkan dengan menyusun huruf-huruf pembentuk
kata ”gajah” dengan huruf balok.

Pembahasan:

Cara melatif diskalkulia
 Melatih ingatan dengan sering menyanyikan angka-angka.
 Tuangkan konsep matematika secara tertulis di atas kertas agar peserta didik mudah
melihatnya.
 Visualisasikan konsep matematika yang sulit dimengerti melalui gambar.
 Praktikkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Misal, berapa jumlah
piring makan yang harus disiapkan untuk seluruh anggota keluarga, berapa banyak
seragam yang dia gunakan dalam seminggu, dan berapa sepatu yang akan dipakai anak untuk bepergian.

Jadi jawaban yang tepat adalah A.

Demikianlah pembahasan Soal FR PPPK 2021 yang semoga bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya.

 

 

 

Belajar Tanpa Batas © 2021 Frontier Theme