Belajar Tanpa Batas

Webmatika-Website Pendidikan Berbagi

Satuan jarak dan panjang pada kelas 5 dan 6 SD

Satuan jarak dan panjang-belajar matematika tentang satuan jarak dan panjang berhubungan dengan konversi kedalam bentuk sejenis.

Salah satu kompetensi dasar pada mata pelajaran matematika, yang wajib dipahami oleh siswa adalah kemampuan menghitung satuan jarak atau panjang.

Pada artikel ini akan dibahas mengenai cara menghitung jarak, panjang dan disertai contoh soal.

Supaya sobat siswa-siswa mudah menguasainnya. Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang Satuan jarak soal matematika kelas 5 dan 6 SD, sebaiknya kita bahas dulu mengenai definisi jarak.

Pengertian jarak

Definisi dari jarak adalah istilah yang digunakan untuk menyatakan panjang dari dua buah objek yang saling berjauhan. Satuan jarak dan panjang yang umumnya digunakan dan paling sering kita dengar adalah kilo meter (KM) dan meter (M). Satuan jarak lainnya misalnya yaitu hektometer (hm), dekameter (dam), desimeter (dm), centimeter (cm), dan milimeter (mm).

Baca jugaCara menghitung pecahan biasa dan campuran

menghitung satuan panjang dan jarak

satuan jarak mudah dipahami

 

Tangga satuan jarak di atas bisa digunakan untuk membantu mencari nilai dari satuan panjang atau jarak sesuai satuan yang diminta.

Suatu satuan jarak akan mengalami kenaikan jika satuan tersebut berubah dari satuan yang kecil menjadi satuan yang besar. Misalnya, dari mm berubah menjadi m.

Tiap tangga memiliki nilai 10, sehingga jika nilai tersebut naik maka harus dibagi 10 pertingkat. Sedangkan apabila nilai tersebut turun, maka nilai tangga tersebut harus dikali 10 setiap 1 tingkat.

Nah, sekarang kita coba latihan soal dan contohnya ya,

Contoh soal konversi satuan jarak dan panjang

Soal 1

Berapakah nilai konversi dari 12 km = . . . m?

Jawaban:
Untuk menjawab pertanyaan di atas, pertama-tama Sobat harus melihat terlebih dahulu apakah nilai dari km ke m termasuk naik atau turun. Ingat, setiap nilai satuan yang naik maupun turun sama-sama dikenakan nilai 10. Dalam hal ini karena km ke m adalah turun, maka dikenakan nilai perkalian sebanyak 3 kali, yaitu 10 x 10 x 10. Dengan kata lain rumus yang digunakan adalah

12 km = 12 x 10 x 10 x 10 = 12.000 m

Jadi nilai 12 km akan sama dengan 12.000 meter.

Mudah bukan ya, oke kita lanjutkan contoh berikutnya ya,

Soal 2

5.000 cm = . . . dam

Jawaban:
Nah, pada soal ini kita ketahui bahwa nilai cm ke dam mengarah naik. Sehingga setiap kenaikan akan dibagi nilai 10. Dan karena nilai tersebut naik sebanyak tiga kali, maka nilainya menjadi:

\frac{5000}{10\times 10\times 10}=5\: dam\frac{5000}{10\times 10\times 10}=5\: dam

Dalam beberapa soal, Sobat akan berhadapan dengan soal dalam bentuk angka desimal. Cara mengetahui nilai satuan jarak pada soal ini sebenarnya hampir sama dengan cara penghitungan di soal sebelumnya.

Baca jugaCara menghitung bunga deposito secara sederhana

Soal 3

0,2 cm = . . . m

Jawaban:

Pertama-tama Sobat perlu melihat apakah nilai satuan jarak tersebut naik atau turun. Setelah itu Sobat tinggal mengaplikasikannya ke dalam rumus:

0,2\: cm=\frac{0,2}{100}=\frac{2}{1000}=0,002 (karena cm ke m memiliki nilai naik)

Soal dalam bentuk pecahan memang terlihat membingungkan, namun kenyataan sebenarnya tidak terlalu sulit. Misalnya Sobat menemukan soal berikut:

 

Soal 4

\frac{3}{5} mm = . . . m

Jawaban:
Karena nilai mm ke m adalah naik, maka:

\frac{3}{5} mm =\frac{3}{5} : 10 : 10 : 10 = \frac{3}{5000} m.

 

Soal 5

34,8976 dam= ……mm

Jawaban:

langsung saja kita bisa melihat bahwa dari satuan dam ke mm adalah kebawah maka harus dikalikan sebanyak 4 tingkat.

34,8976\times 10\times 10\times 10\times 10=348.976\: mm

mudah bukan? hehehe

Demikianlah contoh soal dan pembahasan mengenai satuan jarak dan panjang pada sekolah kelas 5 dan 6 SD. Semoga bisa dipelajari dan dipahami.

 

Belajar Tanpa Batas © 2021 Frontier Theme