Belajar Tanpa Batas

Webmatika-Website Pendidikan Berbagi

Pengertian untung dan rugi dalam aritmatika sosial

Pengertian untung dan rugi dalam aritmatika sosial-Untung dan rugi dalam kegiatan transaksi perdagangan adalah hal yang biasa. Keadaan dijaman sekarang tentunya berbeda dengan jaman terdahulu saat belum ada mata uang.

Kemudian dengan berkembangnya pengetahuan dan peradaban umat manusia, jual beli dengan cara barter mulai ditinggalkan.

Kegiatan jual beli dilakukan dengan member nilai atau harga terhadap suatu barang. Setelah mengalami proses, akhirnya manusia menemukan benda yang disebut mata uang.

pengertian untung dan rugi

Sejalan dengan perkembangan dengan dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar istilah-istilah perdagangan seperti harga pembelian, harga penjualan, untung dan rugi.

Demikian pula, istilah impas, rabat (diskon), bruto, neto, tara, dan bonus. Istilah-istilah ini merupakan bagian dari matematika yang disebut aritmetika sosial, yaitu yang membahas perhitungan keuangan dalam perdagangan dan kehidupan sehari-hari beserta aspek-aspeknya.

Baca jugaPengertian himpunan jenis contohnya lengkap

Artikel ini cukup penting untuk dipelajari karena nanti sobat akan belajar mengenai pengertian untung dan rugi yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Untung dan Rugi

Dalam perdagangan kita tentunya pernah mendengar istilah harga penjualan, harga pembelian, untung atau rugi.

Dikatakan untung jika harga jual lebih besar dari harga beli. Dan rugi jika harga jual lebih kecil dari harga beli.

Untuk lebih jelasnya kita perhatikan beberapa contoh berikut.

Contoh soal untung-rugi

Soal 1

Seorang pedagang membeli jeruk sebanyak 40 kg dengan harga Rp6.500,00 per kg. Kemudian 30 kg di antaranya dijual
dengan harga Rp7.000,00 per kg, dan sisanya dijual dengan harga Rp6.000,00 per kg. Hitunglah
a). harga pembelian;
b). harga penjualan;
c). besarnya untung atau rugi dari hasil penjualan tersebut.
Jawaban:

a). Harga pembelian= 40 kg x Rp 6.500 = Rp 260.000,-
Jadi, harga pembelian jeruk adalah Rp 260.000,00.
b) . Harga penjualan = 30 kg x Rp 7.000, = Rp 210.000 dan 10 Kg x 6.000 = 60.000,

sehingga harga jual adalah Rp 210.000 + Rp 60.000 = Rp 270.000
Jadi, harga penjualannya adalah Rp 270.000,00.
c. Karena harga penjualan lebih dari harga pembelian, maka pedagang tersebut mengalami untung.
Untung = harga penjualan − harga pembelian
= 270.000 − 260.000
= 10.000
Jadi, besarnya keuntungan yang diperoleh pedagang tersebut adalah Rp10.000,00

Soal 2

Seorang pedagang membeli 1 dus teh gelas yang berisi 24 gelas dengan harga Rp 17.000,00. Teh gelas tersebut dijual lagi dengan harga Rp 1.000,00 per gelas. Untung atau rugikah pedagang tersebut?

Jawaban:
Diketahui :
Harga pembelian = Rp 17.000,00
Harga penjualan = Rp 1.000,00 x 24 = Rp 24.000,00

Karena harga penjualan lebih tinggi dari harga pembelian maka pedagang tersebut dikatakan untung.
Untung = Rp 24.000,00 – Rp 17.000,00 = Rp 7.000,00

Baca jugaRumus luas tembereng lingkaran

Soal 3

Seorang pedagang telur membeli telur sebanyak 72 butir dengan harga Rp.

1.500,00 tiap butir. Separuhnya dijual Rp. 1.750,00 tiap butir, dan sisanya dijual Rp.

1000 per butir. Tentukan untung atau ruginya.

Jawaban:

Harga pembelian = 72 × Rp. 1.500,00 = Rp. 108.000,00

Harga penjualan = 36×Rp.1.750,00 + 36×Rp.1000,00
= Rp. 99.000,00

Jadi rugi = Rp. 108.000,00 – Rp. 99.000,00 = Rp. 9.000,00

Soal 4

Pak Anam membeli sepeda bekas dengan harga Rp 550.000,00. Setelah diperbaiki dengan biaya Rp 150.000,00, sepeda tersebut dijual dengan harga Rp 800.000,00. Berapa keuntungan Pak Anam?

Jawaban:
Diketahui :
Harga pembelian = Rp 550.000,00
Biaya perbaikan = Rp 150.000,00 +
Modal = Rp 700.000,00
Harga penjualan = Rp 800.000,00
Untung = Harga jual – harga modal
Untung = Rp 800.000,00 – Rp 700.000,00 = Rp 100.000,00

Soal 5

Ibu Diana membeli sebuah Radio secara tunai seharga Rp. 3.500.000,00. Karena sesuatu hal sebulan kemudian radio itu dijual kembali kepada tetangganya secara tunai pula seharga Rp. 3.500.000,00. Dalam hal ini harga pembelian sama dengan harga penjualan, sehingga dikatakan bahwa penjualan itu impas.

Dari kedua contoh di atas menunjukkan bahwa dalam kegiatan jual beli, seseorang bisa saja memperoleh keuntungan atau kerugian. Pengertian untung atau rugi dalam perdagangan dapat diartikan sebagai berikut:

1 Jika harga penjualan lebih dari harga pembelian, maka dikatakan untung, sebaliknya jika harga penjualan kurang dari harga pembelian, maka dikatakan rugi.

2 Jika harga penjualan sama dengan harga pembelian, maka dikatakan impas. 3 Untung = harga penjualan – harga pembelian.

Rugi = harga pembelian – harga penjualan.

Persentase tentang Untung dan Rugi

Untung atau rugi biasanya dinyatakan dengan persen, biasanya dari harga pembelian atau biaya pembuatan, kadang-kadang dari harga penjualan.

Dalam semua contoh berikut untung atau rugi dinyatakan sebagai suatu

persentase dari harga pembelian kecuali bila dinyatakan lain.

Soal 6

Seorang pedagang membeli 10 ekor ayam dengan harga seluruhnya Rp 750.000,00. Ternyata ayam tersebut hanya dapat dijual dengan harga Rp 70.000,00 per ekor. Berapa rupiahkah kerugian pedagang tersebut?

Jawaban:
Diketahui :
Harga pembelian = Rp 750.000,00
Harga penjualan = Rp 70.000,00 x 10 = Rp 700.000,00
Rugi = Rp 750.000,00 – Rp 700.000,00 = Rp 50.000,00

Baca jugaRumus cepat layang-layang pada materi SMP

Soal 7

Suatu barang dibeli dengan harga Rp. 2.000,00 dan dijual Rp. 2.500,00. Nyatakanlah untungnya sebagai persentase dari:

a. Harga pembelian b. Harga penjualan

Jawaban:

Soal ini termasuk dalam cara mengubah ke dalam persentase. Sehingga persentase untung dan rugi bisa kita cari dengan penghitungan persen biasa.

Untung = Rp. 2.500,00 – Rp. 2.000,00 = Rp. 500,00

Untung sebagai persentase dari harga pembelian
Untung sebagai persentase dari harga penjualan

Soal 8

Gula dibeli dengan harga Rp. 20.000,00 per 50 kg. Dijual Rp. 3.500 tiap setengah kilogram. Tentukanlah persentase untung.

Jawaban:

Harga pembelian 50 kg gula = Rp. 28.000,00

Harga penjualan 50 kg gula = 100 × Rp. 3.500 = Rp. 350.000,00

Untung = Rp. 70.000,00

Persentase Untung =70.000/280.000 x 100%=25 dari harga pembelian.

Soal 9

Pak Wisnu membeli 3 ekor kambing dengan harga Rp 3.750.000,00. Setelah dijual laku Rp 1.200.000,00 per ekor. Untung atau rugikah Pak Wisnu?

Baca jugaModel pembelajaran populer di indonesia

Jawaban:
Diketahui :
Harga pembelian = Rp 3.750.000,00
Harga penjualan = Rp 1.200.000,00 x 3 = Rp 3.600.000,00

Karena harga penjualan lebih rendah dari harga pembelian maka Pak Wisnu dikatakan rugi.
Rugi = Rp 3.750.000,00 – Rp 3.600.000,00 = Rp 150.000,00

Soal 10

Seekor kambing dibeli dengan harga Rp. 700.000,00. Berapakah harga jual kambing semoga memperoleh laba 15 % ?

Jawaban:

Sama dengan soal sebelumnya kita perlu mengetahui pengertian untung dan rugi sebelum menjawab masalah tersebut lebih jauh.
Dik : harga beli = Rp. 700.000,00
Keuntungan = 15 % x Rp. 700.000,00 = Rp. 105.000,00

Dit : harga jual?

Jawab :
Harga jual = harga beli + untung = Rp. 700.000,00 + Rp. 105.000,00 = Rp. 805.000,00
Jadi harga jual kambing ialah Rp. 805.000,00

Soal 11

Santi menjual sepedanya seharga Rp. 525.000,00. Jika ia menerima laba 5 %, berapakah harga beli sepedanya?

Jawaban:
Dik : harga jual = Rp. 525.000,00
Untung = 5 % x hb
= 5% x ( harga jual – untung)
= 5 % x harga jual – 5 % untung
Untung + 0.05 Untung = 5 % x Rp. 525.000,00
1,05 Untung = Rp. 26.250,00
Untung = Rp. 25.000

Dit : harga beli?

Jawab :
Harga beli = Harga jual – Untung = Rp. 525.000,00 – Rp. 25.000 = Rp. 500.000,00
Jadi, harga beli sepeda ialah Rp. 500.000,00

Baca jugaInvers matriks materi SMA- Lengkap

Soal 12

Alin membeli penghapus seharga Rp. 3000,00. Kemudian ia menjualnya dengan harga Rp. 3.500,00 . Tentukan apakah Alin untung/ rugi dan berapakah untung/ ruginya ?

Jawaban:
Dik : harga beli = Rp. 3.000,00
Harga jual = Rp. 3.500,00

Dit : untung/ rugi?

Jawab :
Harga beli < harga jual, maka Alin mengalami keuntungan
U = Hj – Hb = Rp. 3.500,00 – Rp. 3.000,00 = Rp. 500,00
Jadi, Alin mengalami laba dan laba yang didapat Alin ialah Rp. 500,00

Soal 13

Seorang pedagang buah membeli 12 buah durian. Ia membayar dengan 3 lembar uang seratus ribuan dan mendapat uang
kembalian sebesar Rp30.000,00.
a. Tentukan harga pembelian seluruhnya.
b. Tentukan harga pembelian tiap buah.
c. Jika pedagang tersebut hanya membeli 8 buah durian, berapakah ia harus membayar?
Jawaban:
a). Harga pembelian seluruhnya yaitu :
harga seluruhnya = 3 × 100.000 − 30.000
= 300.000 − 30.000
= 270.000
Jadi, harga pembelian seluruhnya adalah Rp 270.000,00.
b). Harga pembelian tiap buah :

harga per buah = harga keseluruhan/12 = 270.00012 = 22.500
Jadi, harga tiap buah durian itu adalah Rp 22.500,00.
c). Harga 8 buah durian (harga sebagian)
harga 8 buah = 8 × harga per buah = 8 × 22.500 = 180.000
Jadi, harga 8 buah durian adalah Rp180.000,00.

Soal 14

Pak Budi seorang pedagang jeruk. Pada saat panen besar, pak Budi membeli lima keranjang jeruk dengan harga keseluruhan
Rp 125.000,00 dan tiap keranjang berisi 10 kg buah jeruk. Biaya transformasi yang dikeluarkan Rp 25.000,00. Anak pak Budi
mengusulkan untuk menjual 1 kg jeruk dengan harga Rp 2.750,00.
a). Apakah pak Budi mengalami keuntungan atau kerugian, dan tentukan besarnya.
b). Jika pak Budi menjual Rp 4.000,00 per kg, berapakah keuntungan yang diperoleh oleh pak Budi?

Baca jugaCara menghitung bunga deposito secara sederhana
Jawaban:

a). Menentukan harga beli dan jual.
Harga beli = = 125.000 + 25.000 = 150.000

ada 5 x 10 = 50 kg buah jeruk keseluruhannya.
Harga jual = 2.750 x 50 = 137.500
Karena harga jual lebih kecil dari harga beli, maka pak Budi mengalami kerugian.

Menghitung besarnya kerugian,
Rugi = harga beli – harga jual = 150.000 – 137.500 = 12.500
Jadi, pak Budi mengalami kerugian sebesar Rp 12.500,00.

b). Dari bagian (a), harga belinya adalah Rp 150.000,00.
tiap kg dijual Rp 4.000,00,
Harga jual = 4.000 × 50 = 200.000
Untung = harga jual – harga beli = 200.000 – 150.000 = 50.000
Jadi, keuntungan pak Budi adalah Rp 50.000,00 jika dijual Rp 4.000,00 per kg.

Demikianlah pengertian untung dan rugi yang bisa dijadikan contoh dan belajar untuk para siswa.

Semoga bermanfaat.

Belajar Tanpa Batas © 2021 Frontier Theme