Belajar Tanpa Batas

Webmatika-Website Pendidikan Berbagi

Contoh RPP tingkat SMA lengkap

Contoh RPP– RPP adalah rencana atau pedoman guru dalam melaksanakan setiap kegiatan atau proses pembelajaran disekolah. Guru mengajar disekolah tentunya membutuhkan RPP dalam proses pelaksanaan pembelajaran.

Seorang guru biasanya merencanakan membuat RPP sebelum proses pembelajaran dimulai disekolah.

RPP yang baik dan benar tentu saja RPP yang bisa dimanfaatkan dan mudah di praktekkan dalam kegiatan pembelajaran. Seorang guru tentunya sudah diajari bagaimana membuat RPP yang baik dan benar dan diberikan contoh rpp sesuai dengan tututan kurikulum satuan pendidikan.

Pada artikel kali ini sobat akan diberikan contoh RPP yang bisa dimanfaatkan untuk pedoman atau petunjuk dalam membuat rencana pelaksanaan pembelajaran.

Sebelumnya sobat perlu mengetahui struktur RPP yang harus ada dan berikut diberikan contoh rpp yang bisa digunakan.

Struktur RPP Kurikulum K-13

Identitas sekolah

Identitas sekolah biasanya meliputi nama sekolah, mata pelajaran, kelas/program, materi pokok, dan alokasi waktu. Intinya di identitas ini gambaran secara umum RPP yang akan dibuat dalam setiap pertemuan di kelas

Kompetensi Inti

Kompetensi dasar

Indikator pencapaian kompetensi (IPK)

Tujuan pembelajaran

Materi pokok pembelajaran

Model/pendekatan/metode pembelajaran

alat dan bahan yang digunakan

sumber belajar

Kegiatan pembelajaran

penilaian proses/hasil pembelajaran

Berikut ini contoh rpp yang sesuai dengan kurikulum k-13,

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

 

Identitas sekolah

Satuan Pendidikan  :      SMAIT Al Fidaa (contoh rpp)

Mata pelajaran        :      Matematika (Umum)

Kelas/Semester      :       X/ 1

Program                  :       MIPA

Materi Pokok         :       Pertidaksamaan Rasional

Alokasi Waktu       :      2 × 45 menit (Pertemuan ke-1)

 

Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, dan Indikator Pencapaian Kompetensi

KI PENGETAHUAN (KI 3) KI KETERAMPILAN (KI 4)
KI3: Kompetensi Pengetahuan, yaitu memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,  kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. KI4: Kompetensi Keterampilan, yaitu Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak  terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
KOMPETENSI DASAR DARI KI 3 KOMPETENSI DASAR DARI KI 4
3.2  Menjelaskan dan menentukan penyelesaian pertidaksamaan rasional dan irasional satu variabel. 4.2  Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional dan irasional satu variabel.
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK) DARI KD 3.2 INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK) DARI KD 4.2
3.2.1      Menunjukkan bentuk umum persamaan rasional.

3.2.2      Menunjukkan bentuk umum pertidaksamaan rasional.

3.2.3    Menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional linear.

4.2.1      Menerapkan penyelesaian pertidaksamaan rasional linear dalam penyelesaian masalah kontekstual yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional linear.

 

Tujuan Pembelajaran

    1. Melalui kegiatan pembelajaran dengan penemuan bentuk umum persamaan rasional, peserta didik dapat menunjukkan bentuk umum persamaan rasional dengan tepat dan responsif.
    2. Melalui kegiatan pembelajaran dengan penemuan bentuk umum pertidaksamaan rasional, peserta didik dapat menunjukkan bentuk umum pertidaksamaan rasional dengan tepat dan responsif.
    3. Melalui kegiatan diskusi mengenai langkah-langkah penyelesaian pertidaksamaan rasional linear, peserta didik dapat menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional linear dengan benar dan pro-aktif.
    4. Melalui kegiatan diskusi soal-soal terkait pertidaksamaan rasional linear, peserta didik dapat menerapkan sifat-sifat pertidaksamaan rasional dalam menyelesaikan masalah matematis dengan benar dan pro-aktif.
Baca jugaCara menghitung sin cos tanpa kalkulator
Baca jugaApa itu quantum learning? model, definisi, teori, prinsip dan tujuan

Materi Pelajaran

Fakta

Masalah kontekstual yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional.

Pada suatu hari, suhu di Bandung berkisar antara 20⁰C sampai 30⁰C. Dapatkah kamu menentukan kisaran suhu tersebut dalam skala Farenheit dengan ?

 

Konsep

  1. Definisi pertidaksamaan rasional

Pertidaksamaan bentuk rasional merupakan pertidaksamaan berbentuk pecahan yang memiliki bentuk umum sebagai berikut.

atau  atau  atau , dengan

dan  merupakan polinomial yang berupa fungsi-fungsi dalam .

  1. Sifat-sifat pertidaksamaan rasional
    1. Jika , maka , dengan .
    2. Jika , maka , dengan .
    3. Jika , maka , dengan .
    4. Jika , maka , dengan .

Prosedur

Langkah-langkah menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional.

  1. Buatlah ruas kanan pertidaksamaan menjadi nol.
  2. Buatlah ruas kiri menjadi bentuk rasional (jika belum strateginya penyamaan penyebut).
  3. Menentukan nilai pembuat nol pada pembilang dan penyebut.
  4. Syarat penyebut bentuk rasional.
  5. Sketsa grafik pada garis bilangan domain sumbu .
  6. Tentukan daerah domain fungsi bernilai POSITIF atau NEGATIF, dengan cara substitusi salah satu titik pada tiap daerah.
  7. Himpunan penyelesaian sesuai dengan tanda ketidaksamaan pada bentuk tahapan nomor 2.

 

Model, Pendekatan, dan Metode Pembelajaran

Model                    :    discovery learning

Pendekatan           :    scientific

Metode                  :    diskusi kelompok, tanya jawab, ceramah, dan penugasan

Media, Alat, dan Bahan Pembelajaran

Media                  :    slide presentasi

Alat                      :    White Board, LCD proyektor

Bahan                  :    LKPD

 

Sumber Belajar

  1. Sharma, S. N. 2016. Jelajah Matematika SMA Kelas X Program Wajib. Bogor : Yudhistira. Hlm. 3-8.
  2. 2016. Matematika untuk SMA Kelas X Semester 1. Jakarta : Erlangga. Hlm. 16-19.
  3. Yuana, Rosihan Ari. 2018. Perspektif Matematika 1. Jakarta : PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. Hlm.

Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)

 

Sintaks Kegiatan Waktu
Pra Pendahuluan 1.    Peserta didik menjawab salam yang diucapkan oleh guru dan salah satu peserta didik memimpin doa.

2.    Peserta didik menginformasikan kepada guru peserta didik yang tidak hadir.

3.    Peserta didik menyiapkan diri untuk mengikuti kegiatan pembelajaran.

2 menit
Apersepsi 4.     Peserta didik mendapatkan masalah kontekstual yang berkaitan dengan konsep pertidaksamaan rasional.

5.       Peserta didik mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan masalah kontekstual tersebut.

2 menit
Motivasi 6.       Peserta didik memperoleh gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

7.       Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik dapat menjelaskan konsep dan menyelesaikan masalah matematis mengenai pertidaksamaan rasional.

2 menit
Pemberian Acuan 8.       Peserta didik mendengarkan penjelasan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan yang berlangsung.

9.       Peserta didik mendengarkan tujuan pembelajaran pertemuan yang berlangsung.

10.   Peserta didik memperhatikan penjelasan dari guru mengenai indikator dan tujuan pembelajaran pada pertemuan hari ini.

2 menit
Orientasi 11.   Peserta didik dibagi menjadi 6 kelompok belajar yang terdiri dari 3-5 orang.

12.   Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

2 menit

 

Kegiatan Inti (50 Menit)

 

Sintak Model Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Waktu
Stimulation (stimulasi/pemberian rangsangan) 1.       Peserta didik diberikan tayangan mengenai Fungsi Rasional.

2.       Peserta didik mengamati tayangan tersebut.

5 menit
Problem statement
(identifikasi masalah)
3.       Peserta didik diberikan LKPD mengenai pertidaksamaan rasional.

4.       Peserta didik mengamati LKPD yang di dalamnya memuat langkah-langkah untuk mengidentifikasi dan menunjukkan bentuk umum pertidaksamaan rasional serta menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional linear.

5.       Peserta didik mengajukan pertanyaan mengenai bagian yang belum dipahami pada LKPD.

10 menit
Data collection (pengumpulan data) 6.       Peserta didik melakukan diskusi untuk mengumpulkan informasi yang relevan dari berbagai sumber untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah diidentifikasi. 15 menit
Data processing (pengolahan data) 7.       Peserta didik menghubungkan pengetahuan yang diperoleh dari hasil pengamatan maupun jawaban sementara dari pertanyaan sehingga diperoleh kesimpulan sementara mengenai bentuk umum pertidaksamaan rasional dan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional linear. 10 menit
Verification (pembuktian) 8.       Peserta didik mengomunikasikan hasil diskusi kelompoknya di depan kelas secara bergantian dengan diamati oleh kelompok lainnya.

9.       Peserta didik saling menanggapi hasil diskusi kelompok lain untuk memverifikasi hasil diskusi kelompok yang telah mereka dapatkan sehingga diperoleh satu pemahaman konsep yang sama.

15 menit
Generalization (menarik kesimpulan) 10.   Peserta didik membuat kesimpulan mengenai bentuk umum pertidaksamaan rasional dan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional linear berdasarkan verifikasi hasil diskusi yang telah diperoleh.

11.   Peserta didik diminta menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan menerapkan penyelesaian pertidaksamaan rasional linear dalam penyelesaian masalah kontekstual yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional linear.

12.   Peserta didik diminta untuk menyampaikan jawaban soal-soal pada poin no. 9 di depan kelas.

 
Catatan : Selama pembelajaran Pertidaksamaan Rasional berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif.

 

Kegiatan Penutup (30 Menit)
1.    Peserta didik membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi bentuk umum pertidaksamaan rasional dan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional linear yang baru dilakukan.

2.    Peserta didik diberikan beberapa soal yang terkait dengan materi yang sudah dibahas untuk dikerjakan dan dikumpulkan.

3.    Sebelum guru menutup pembelajaran, kelompok peserta didik dengan kinerja dan kerjasama terbaik diberikan penghargaan sebagai motivasi bagi temannya yang lain.

4.    Salah satu peserta didik memimpin doa penutup.

30 menit

 

Penilaian Proses dan Hasil Belajar

    1. Teknik Penilaian:
      1. Penilaian Sikap :  Observasi/pengamatan
      2. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis
      3. Penilaian Keterampilan : Unjuk Kerja
    2. Bentuk Penilaian :
      1. Observasi :    lembar pengamatan aktivitas peserta didik
      2. Tes tertulis :    uraian dan lembar kerja
      3. Unjuk kerja :    lembar penilaian presentasi
    3. Kisi-Kisi Instrumen Penilaian
No. Indikator Pencapaian Kompetensi Kelas / Semester Materi Indikator Soal Level Kognitif Bentuk Soal Nomor Soal
1. 3.2.1         Menunjukkan bentuk umum persamaan rasional.

 

X/1 Persamaan Rasional Diberikan beberapa bentuk persamaan, peserta didik dapat menunjukkan yang termasuk bentuk persamaan rasional L1 Uraian 1
2. 3.2.2       Menunjukkan bentuk umum pertidaksamaan rasional.

 

X/1 Pertidaksamaan Rasional Diberikan beberapa bentuk pertidaksamaan, peserta didik dapat menunjukkan yang termasuk bentuk pertidaksamaan rasional L1 Uraian 2
3. 3.2.3       Menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional linear.

 

X/1 Pertidaksamaan Rasional Diberikan sebuah bentuk pertidaksamaan rasional, peserta didik dapat menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional linear L2 Uraian 3, 4
4. 4.2.1  Menerapkan penyelesaian pertidaksamaan rasional linear dalam penyelesaian masalah kontekstual yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional linear. X/1 Pertidaksamaan Rasional Diberikan sebuah masalah kontekstual yang berkaitan dengan  pertidaksamaan rasional linear, peserta didik dapat menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional linear L3 Uraian 5

 

  1. Instrumen Penilaian (terlampir)
  2. Kunci Jawaban (terlampir)
  3. Pedoman Penskoran (terlampir)

Rencana Tindak Lanjut Hasil Penilaian

  1. Remedial
    1. Pembelajaran remedial dilakukan bagi siswa yang capaian KD nya belum tuntas.
  2. Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remidial teaching (klasikal), atau tutor sebaya, atau tugas dan diakhiri dengan tes.
  3. Tes remedial, dilakukan sebanyak 3 kali dan apabila setelah 3 kali tes remedial belum mencapai ketuntasan, maka remedial dilakukan dalam bentuk tugas tanpa tes tertulis kembali.

Butir Soal Instrumen Remedial

  1. Berilah tanda (V) untuk bentuk persamaan rasional!
  1. Berilah tanda (V) untuk bentuk pertidaksamaan rasional!
  1. Tentukan himpunan penyelesaian dari bentuk pertidaksamaan !
  2. Tentukan himpunan penyelesaian dari bentuk pertidaksamaan !
  3. Jumlah suatu bilangan dengan bilangan kebalikannya tidak kurang dari 2. Jika bilangan itu dimisalkan , maka tentukan nilai !
  1. Pengayaan
    1. Pembelajaran pengayaan dilakukan bagi siswa yang sudah mencapai nilai ketuntasan.
    2. Siwa yang mencapai nilai diberikan materi masih dalam cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.

Butir Soal Instrumen Pengayaan

  1. Tentukan himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan !
  2. Pada pelajaran Fisika diketahui bahwa hukum Ohm menyatakan hubungan dengan V dalam volt, I dalam ampere, dan R dalam ohm. Jika diketahui V = 110 volt, maka tentukan R untuk I ≤ 10!

 

Bekasi,

Mengetahui

Kepala Sekolah,                                                          Guru Mata Pelajaran,

Demikianlah contoh rpp yang bisa digunakan untuk guru semoga bermanfaat.

Updated: October 13, 2021 — 10:39 am
Belajar Tanpa Batas © 2021 Frontier Theme