Belajar Tanpa Batas

Webmatika-Website Pendidikan Berbagi

Cara menghitung bunga deposito secara sederhana

Cara menghitung bunga deposito– Deposito merupakan bentuk simpanan yang berupa dana tabungan dalam bentuk investasi. Deposito sendiri memberikan layanan penyimpanan dana yang bisa ditarik dalam jangka waktu tertentu.

Perbedaan antara deposito dan tabungan terletak pada sifat fleksibilitas dalam penarikan dananya. Dana yang tersimpan dalam tabungan bisa ditarik kapan saja. Bisa melalui mesin ATM maupun ke bank langsung melalui teller.

cara menghitung bunga deposito

Sementara hal itu tidak berlaku pada deposito. Konsep deposito merupakan tabungan dengan tenor atau jangka waktu tertentu. Tenor tersebut bisa dipilih dari 1, 3, 6, 12, atau 24 bulan. Jadi selama masa tenor, dana Anda di deposito tidak bisa ditarik atau Anda akan menanggung risiko penalti administrasi.

Baca jugacara menghitung nilai rata-rata

Lalu bagaimanakah cara menghitung bunga deposito? berikut akan diberikan rumus atau caranya.

Rumus menghitung deposito

Untuk besar simpanan kurang dari Rp7,5 juta

Besar Bunga=\frac{jumlah\:simpanan\:uang\times suku\:bunga\:deposito\times tenor}{12}

Untuk besar simpanan lebih dari Rp7,5 juta

Besar bunga=\frac{jumlah\:simpanan\:uang\times suku\:bunga\:deposito\times \:80%\times tenor}{12}

perbedaan keduanya adalah pada besarnya pajak yang dikenakan oleh pemerintah yaitu sebesar 20% untuk simpanan yang lebih dari Rp7,5 juta

Contoh kasus

Doni memiliki uang sebesar Rp20.000.000,- dan berencana untuk didepositokan ke suatu bank dengan tenor 3 bulan dengan suku bunga 2,85%. Berapakah besar bunga setelah tenor (3 bulan) berakhir?

Jawab:

Karena besar bunga melebihi Rp7,5 juta maka kita hitung dengan potongan pajak 20% sesuai rumus diatas.

Besar bunga (setelah 3 bulan)=\frac{20.000.000\times 2,85%\times 80%\times 3}{12}=Rp.114.000,-

Jadi besar bunga yang didapatkan selama 3 bulan (jatuh tenor) sebesar Rp 114.000,-.

Jika kita hitung besar seluruh simpanan adalah Rp.20.114.000.,-

Baca jugaRumus menghitung berat badan ideal menurut ahli

Question and answer

Pertanyaan:

Apakah simpanan deposito aman?
Jawaban:

Deposito dikenal sebagai alternatif tabungan yang aman dari godaan penarikan tunai. Karena tabungan ini akan membantu para nasabah untuk mengatur keuangan pribadi, terutama untuk kebutuhan jangka menengah dan panjang.

Biasanya untuk jenis penyimpanan dana dalam bentuk deposito ini akan diberikan bunga yang lebih tinggi dibanding bunga tabungan.

Pertanyaan:

Apakah ada biaya lain yang harus dibayarkan?

Jawaban:

Dana di deposito lebih dari Rp7,5 juta kena Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 20%. Kurang dari Rp7,5 juta, bebas dari pajak.

Pertanyaan:

Berapa tenor untuk simpanan deposito?

Jawaban:

Tenor bisa dipilih 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan dan 24 bulan.

Pertanyaan:

Berapakah besar suku bunga di bank? apakah besarnya beda-beda?

Jawaban:

ya, besar suku bunga bank berbeda-beda. Tergantung keadaan bank masing-masing dan bisa fluktuatif tergantung kondisi sosial ekonomi.

Pertanyaan:

Bagaimana cara mendaftarkan simpanan deposito?

Jawaban:

Simpanan deposito bisa didapatkan dengan cara mendaftar terlebih dahulu ke bank tempat dana akan didepositokan. Kemudian akan dibuatkan rekening deposito. Nasabah mengirim besar uang ke rekening deposito.

Pertanyaan:

Bisakah melakukan pendaftaran melalui mobile banking?

Jawaban:

bisa, nasabah bisa mendaftar secara mandiri melalui menu dan petunjuk di mobile banking.

Pertanyaan:

Berapakah besar minimal dana yang bisa didepositokan?

Jawaban:

Besar dana beda-beda tergantung bank. Untuk BNI misalnya dikenakan dana minimal Rp 10.000.000,- untuk awal saldo.

Pertanyaan:

Apakah setelah habis tenor dana bisa diambil?

Jawaban:

Dana yang didepositokan setelah jatuh tenor maka bisa diambil beserta bunganya. Jika tidak akan diambil, maka dana otomatis akan diperpanjang masa depositonya sesuai tenor nya.

Pertanyaan:

Apakah dana yang didepositokan bisa diambil sebelum jatuh waktu tenor habis?

Jawaban:

Bisa, dana yang didepositokan bisa diambil sebelum jatuh tempo tenor, namun biasanya akan dikenakan penalti atau sanksi administrasi yang besarnya berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing bank. Untuk bank BNI tidak ada penalti jadi bisa kapan saja diambil.

Demikianlah cara mengitung bunga deposito yang bisa dijadikan rujukan. Selamat berinvestasi.

Belajar Tanpa Batas © 2021 Frontier Theme