Belajar Pecahan Desimal untuk sekolah dasar

Belajar matematika tentang pecahan desimal saat sekolah dasar tentunya sangat menyenangkan. Pecahan desimal sangat dasar dan menjadi materi yang membingungkan untuk beberapa siswa yang belum paham.

Pada kesempatan ini kami akan mengulas kembali tetang pecahan desimal.

Pecahan desimal adalah nilai pecahan yang bernilai seper dan bergantung konsep pembaginya dalam 10, 100, 1000 dst. Bilangan desimal dipisahkan dengan tanda koma (,) dan dibelakang koma terdapat beberapa angka-angka penyusunnya.

Contoh bilangan desimal:

3,987 ; 12,8973

0,0467 ; 2013,3

Nah jika kalian sudah paham mengenai apa itu bilangan desimal, kali ini pertanyaanya adalah bagaimana operasi bilangan desimal?

Marilah kita perhatikan penjelasan dibawah ini.

Cara menjumlahkan bilangan desimal

Salah satu cara untuk menjumlahkan bilangan desimal adalah dengan meletakkan kedua bilangan desimal tersebut sejajar berdasarkan tanda koma nya.

Misalnya:

Pada bilangan 23,784 ditambahkan dengan 0,871. Tentu saja hal ini bukan perkara sulit. Bilangan 23 sebagai puluhan 2 dan satuan 3 ditambahkan dengan bilangan nol sebagai satuan.  Jadi satuan ditambahkan dengan satuan didepan koma serta bilangan di belakang koma ditambahkan masing-masing. Sehingga  hasil penjumlahan 23,784 + 0,871 = 24,655.

Penjumlahan bilangan desimal sudah diajarkan sejak sekolah SD dan akan digunakan sampai pada tingkat sekolah lebih tinggi. Maka sangat penting menguasai materi bilangan desimal dan operasinya.

Penerapan bilangan desimal

Bilangan desimal bermanfaat dalam berbagai bidang keilmuan khususnya bidang teknik/mipa dan informatika.

Pada pemrograman komputer bilangan desimal dapat dirubah ke sistem bilangan biner. Bilanga desimal dapat pula menyatakan bilangan pecahan dalam bentuk desimal.

Demikian informasi mengenai bilangan desimal, semoga bermanfaat. Terima kasih.